Aku Desy, umur 22 tahun. Di sini aku butuh pendapat kamu yg baca cerita ini.
Aku berkenalan dengan laki2 dari Chat. Dia berumur 32th. Sebut saja Masa. Pertama kali bertemu dengan Masa itu unik banget. Dia berani datang ke rumahku dan berkenalan langsung sama sanak keluargaku. Cukup berani dipertemuan pertama itu. Pertemuan baru ke dua seminggu setelah bertemu dia nembak aku. Sedikit shock karna kita baru kenal satu sama lain. Satu bulan setelah itu sikap dia berubah. Jarang sekali berkomunikasi denganku. Walau aku yang terlalu sering bertanya keadaan dia. Aku tahu dia sibuk tapi yg aku fikir 1 menit saja masa tidak ada waktu untuk mengetik chat untuk aku. Mulai disitu aku sedikit diam. Ternyata dia juga diam. Apa yang dia mau sebenarnya ? Aku bertanya ke Masa pada saat itu dan dia hanya jawab aku sibuk. OKE. Sibuk adalah jawaban andalan dia semenjak sikapnya berubah ke aku. Sampai pada akhirnya sebulan berjalan aku mulai berani hubungi dia dan berbicara serius. Aku bilang dan keluarkan semua unek2 aku ke dia. Dan aku kaget banget pada saat itu dia langsung bilang “oke nice to know u” ya ampun laki2 dewasa seperti dia it yang aku harapkan bisa bimbing aku malah begitu sama aku. Aku sudahkan saja karena aku sangat terpukul. Sudah dari situ dia hubungi aku beberapa hari kemudian dan aku biasa aja seperti dia temaku. Tapi yang aku bingung dia selalu berusaha hubungi Ayahku. Disini mulai aku bingung. Apa maksud dia dan apa yg dia harapkan. Ayahku sudah tahu kalau aku sama dia sudah selesai. Dan kita berteman. Tapiiii yang aku bingung sampai sekarang ayahku memaksaku untuk menghibungi dia terus dan berbaikan. Aku bilang kita baik2 saja hanya saja hubungan kita sekarang hanya berteman. Aku butuh solusi atas ini. Disisi lain aku ga ingin kembali sama laki2 itu tapiii disii lain ayahku maksa. Aku bingung bangeeeett. Thanks.
Salam, D

Fauziah - Semarang
Riska - Bandung