Pernah nggak kamu ngerasa pacar kamu tuh nggak serius sama kamu? Kayaknya dia masih berhubungan sama mantannya deh. Mo negur tapi nggak punya bukti yang kuat.
Mungkin kamu nggak perlu bukti juga sih. Toh sebagai pacarnya, si dia seharusnya juga ngejaga perasaan kamu. Tapi kalo dia ngelakuin hal2 ini…
Sering SMS-an
Dia sering ngecek ponsel buat tau ada nggak ya missed call atau SMS dari seseorang. Ternyata, ia masih sering nerima SMS dari sang mantan. Kalo dia nyembunyiin hal itu di belakang kamu karena nggak ingin kamu tau isi SMS dengan sang mantannya, kamu pantas curiga, jangan2 dia merencanakan sesuatu dengan sang mantan.
Merayakan ulang tahun untuk mantan
Sekadar ngucapin selamat ulang tahun melalui Facebook beda banget sama kalo si dia merencanakan untuk merayakan ulang tahun bersama mantannya, . Kalo memang mereka hanya berteman, kamu nggak perlu kuatir kalo dia ingin dating ke undangan pesta ulang tahun sang mantan. Kalo perlu kamu juga bisa ikutan. Kan kamu juga pengen kenal teman-temannya juga. Tapi kalo mereka hanya akan merayakannya berdua, kamu musti berhati-hati.
Membahas keburukan mantannya terus terusan
Perlu curiga kalo ada seorang selebriti terus-menerus membahas keburukan mantannya, or betapa buruk perlakuan mantan terhadap dirinya. Hal ini bukan berarti ia membenci mantannya; justru sebaliknya: ia masih sangat mencintainya, dan merasa begitu sakit hati, jadinya nggak bisa berhenti mengungkap keburukan2 mantannya. Kalo memang sudah milih kamu, seharusnya si dia fokus sama kamu. Lagian, kalo ia bisa terang-terangan ngejelek-jelekin mantannya, bayangin apa yang bakal terjadi kalo akhirnya kamu putus sama dia.
Jadi “tukang” untuk sang mantan (kalo kamu ce)
Si dia kebetulan co yang cekatan. Tapi kalo sebentar-sebentar mantannya menelepon karena ada barang yang rusak, dan co kamu dengan sukarela datang ke rumahnya untuk memperbaikinya, hal ini nggak wajar. Biarpun si dia termasuk co penolong, hal semacam itu nggak lagi jadi kewajibannya. Si dia juga harus waspada, jangan-jangan si mantan hanya ingin memanfaatkannya. Ngomong langusng ke dia kalo kamu keberatan. Jawaban dari si dia-apapun itu- justru akan menunjukkan bagaimana sebenarnya perasaannya.
Mengabarkan momen-momen pentingnya pada si mantan
Mungkin hubungan si dia dengan mantannya, termasuk dengan anggota keluarganya, masih terjalin baik. Jangan heran kalo si dia merasa ingin mengabarkan sesuatu yang penting pada mereka. Misalnya, kasih tau ayahnya dirawat di rumah sakit, atau ia bakal punya keponakan. Ini masih wajar kok, asal si dia nyampein kabar penting itu ke kamu lebih dulu, baru ke keluarga sang mantan. Kalo kamu baru tahu belakangan, inilah yang tidak wajar.
Masih menyimpan foto-foto dengan sang mantan
Nggak ada yang ingin melihat foto mesra pasangannya bareng sang mantan. Mo di taro di ruang tamu, atau disimpan dalam folder khusus di komputer, kalo kamu ngedapetin dia masih sering membuka-buka album foto itu, ada kemungkinan kekasih kamu memang masih memikirkan mantannya.
Nggak suka status sang mantan berubah
Kamu mungkin tau kalo mantannya pacar kamu udah punya pasangan baru karena mengganti status Facebook-nya dari “Single” menjadi “In relationship”. Pacar kamu juga pasti tau dong. Anehnya, dia keliatan nggak suka kenyataan tersebut, dan selalu mencemaskan sang mantan. So, tanya aja langsung ke dia kenapa hal itu masih membuatnya terganggu.
Fauziah - Semarang
Riska - Bandung