Perasaan sih sudah cukup waktu buat mengenal si dia, gadis pujaan hati. Tapi kenapa hati ini masih ragu untuk mengungkapkan perasaan kepadanya yah?
Kenapa ragu? Karena kamu belum begitu yakin apakah dia akan menerima atau menolak cintamu. Kalau diterima udah pasti seneng banget dong. Tapi bagaimana kalau ditolak?
OK. Ada beberapa hal yang harus kamu tahu ketika seorang gadis menolak cintamu secara halus. Ini buat jaga-jaga supaya ketika kamu ditolak cintanya, kamu nggak terlalu sakit hati plus mengatasi rasa malu ketika penolakan itu datang.
Si dia menghindar terus
Dia tidak pernah membalas sms atau email dari kamu. Kalau kamu mengajaknya `jalan` dia punya banyak alasan untuk menolak pergi denganmu. Ini bisa jadi peringatan buat kamu bahwa dia tidak tertarik untuk menjalin hubungan yang lebih denganmu. Itu menjadi isyarat buatmu yang terlanjur jatuh cinta untuk mencari yang lain.
Tidak tertarik tentang kamu
Setiap ketemu sama kamu, dia nggak pernah bertanya tentang dirimu. Tetapi dia sangat bersemangat membicarakan laki-laki lain. Dari pembicaraannya ia begitu memuja laki-laki tersebut. Bahkan cenderung berlebihan.
Kalau kamu mulai terganggu mendengarnya, lebih baik kamu segera mengalihkan hati kamu dari si dia, daripada kamu semakin merasa sakit hati.
Menggoda laki-laki lain
Biarpun lagi jalan sama kamu, dia nggak malu-malu menggoda pria lain. Hal satu ini merupakan peraturan tak tertulis yang dianggap tidak sopan dilakukan saat kencan.
Ya, si dia nggak bisa disalahin juga sih. Toh, kamu dan si dia belum terikat status pacaran kan? Tapi kamu bisa ambil positifnya. Kalau dia masih menghargai kamu sebagai teman atau sahabatnya, nggak lebih!
Masih ingin sendiri
Si dia baru putus cinta dan patah hati? Kalau selama ini kamu datang dan mencoba untuk menyembuhkan luka hatinya, belum tentu dia bersedia membuka hatinya untukmu. Karena buat seorang wanita, nggak gampang untuk bisa sembuh dari luka patah hati. Ada beberapa aksi yang bisa kamu lihat sebagai bentuk penolakannya yang halus. Contohnya, waktu kamu datang ke rumahnya, dia malah sibuk dengan pekerjaannya dan cuek sama kamu sampai akhirnya kamu merasa bosan karena nggak tahu harus berbuat apa dan akhirnya pamit pulang.
Biarpun nggak disampaikan lewat kata-kata. Tapi isyarat sikapnya ke kamu `berbicara` kalau kamu nggak begitu berarti baginya.
Tapi kamu jangan berkecil hati. Penolakan bukan akhir segalanya. Karena lewat penolakan, kamu akan belajar menjadi pribadi yang lebih dewasa dan akhirnya kamu akan siap berjalan bersama seseorang yang menerima kamu dengan ketulusan. Hal yang harus kamu ingat, bahwa Tuhan tahu yang terbaik buat hidup kamu termasuk pasangan hidup buatmu.**(Ed-NW)

Fauziah - Semarang
Riska - Bandung